Pembelajaran IPA (Fisika) Mengetahui Hambatan Listrik

Pembelajaran IPA (Fisika) Mengetahui Hambatan Listrik

November 15, 2018 0 By Andi Maulana

Pembelajaran   ini  dilaksanakan oleh siswa kelas 9 yaitu membuat rangkaian listrik dengan bahan dan alat seadanya, untuk mengetahui arus dan hambatan listrik.  Pengetahuan ini bisa dikembangkan pada rangkaian jaringan listrik dengan menggunakan bahan dan alat lebih besar. Para siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran praktek Fisika, menurut salah  satu siswa kelas 9 ” ini tidak sekedar praktek pak, tetapi bisa diterapkan dirumah”.

 

  • Hambatan seri hanyalah menghubungkan bagian keluaran salah satu resistor dengan bagian masukan resistor lain dalam sebuah rangkaian. Setiap resistor tambahan yang ditambahkan di dalam rangkaian dijumlahkan dengan hambatan total rangkaian itu.
  • Hambatan paralel adalah saat bagian masukan dua resistor atau lebih dihubungkan, dan bagian keluaran resistor itu dihubungkan.
  • Rangkaian kombinasi adalah kombinasi rangkaian seri dan paralel apapun yang dirangkai dalam satu rangkaian. Cobalah mencari hambatan total dari rangkaian berikut.

Fakta – Fakta

  1. Pahami tentang hambatan. Setiap bahan yang dapat menghasilkan arus listrik memiliki resistivitas, yang merupakan hambatan sebuah bahan terhadap arus listrik.
  2. Hambatan diukur dalam satuan ohm. Simbol yang digunakan untuk ohm adalah Ω.
  3. Bahan yang berbeda memiliki sifat hambatan yang berbeda.
    • Misalnya, tembaga, memiliki resistivitas 0,0000017(Ω/cm3)
    • Keramik memiliki resistivitas sekitar 1014(Ω/cm3)
  4. Semakin besar angkanya, semakin besar hambatan arus listriknya. Seperti yang kamu lihat, tembaga yang biasanya digunakan dalam rangkaian listrik, memiliki resistivitas rendah. Sedangkan, keramik, sangat resistif sehingga dapat menjadi isolator yang baik.
  5. V=IR. Ini adalah hukum Ohm, yang didefinisikan oleh Georg Ohm pada awal tahun 1800an. Jika kamu mengetahui dua variabel persamaan ini, kamu bisa dengan mudah menghitung variabel yang ketiga.
    • V=IR: Tegangan (V) adalah hasil perkalian dari arus (I) * hambatan (R).
    • I=V/R: Arus adalah hasil pembagian dari tegangan (V) ÷ hambatan (R).
    • R=V/I: Hambatan adalah hasil pembagian dari tegangan (V) ÷ arus (I).